May 062016
 

Mencari dan memilih broker forex yang tepat adalah salah satu strategi penting karena broker forex yang akan menjembatani trader dengan pasar forex. Ada banyak hal yang harus dpertimbangkan saat memilih broker forex seperti besarnya komisi, laporan kinerja, spread, pilihan leverage dan masih banyak lainnya. Tapi hal pertama dan terpenting adalah untuk memeriksa apakah broker forex tersebut memiliki regulasi atau tidak. Jika tidak memiliki kami sarankan jangan memilih dan menggunakannya.

regulasi broker forexApakah regulasi itu? Regulasi berarti bahwa broker forex/perusahaan tersebut diatur dan diawasi oleh badan pengawas lokal yang akan selalu menonton dan mengawasi operasional broker supaya tetap di jalan yang benar. Regulasi bertujuan untuk mencegah kegiatan penipuan dan risiko yang berlebihan di pasar keuangan dan juga meningkatkan kesadaran klien.

Ketika broker forex telah mempunyai regulasi, itu berarti bahwa semua operasi mereka dilakukan sesuai dengan kebijakan, standar industry dan pedoman yang telah ditetapkan oleh badan pengawas keuangan lokal dan mereka mereka akan selalu diperiksa secara berkala dari pihak berwenang. Mereka akan dipantau dan dikendalikan oleh badan pengawas. Ketika broker forex yang telah teregulasi ternyata gagal mengikuti standar dan pedoman yang ditetapkan oleh otoritas regulasi dan mereka akan bertanggung jawab atas tindakan hukum dari pihak berwenang.

Dengan adanya regulasi tersebut maka trader forex akan diuntungkan, khususnya dalam hal:

1. Operasi Trading yang Transaparan
Dengan bergabung di broker forex teregulasi maka trader dapat melihat operasi trading yang transparan. Hal ini karena mereka dipaksa untuk beroperasi secara transparansi yang lengkap dan laporan fiskal terkait yang harus dibuat untuk pihak berwenang secara berkala. Jika broker forex gagal untuk melakukannya maka keanggotaan regulasi mereka dapat dihentikan sehingga mereka tidak dapat lagi melakukan operasional. Trader dapat memerikan sejarah atau catata forex mereka saat ini dari pihak otoritas.

2. Keamanan Uang Investor
Sesuai dengan aturan dari regulasi bahwa broker forex tidak bisa mencampur dana investor dengan dana perusahaan. Ini berarti bahwa mereka perlu untuk membuat rekening bank terpisah untuk tempat menyimpan dana klien mereka. Dana yang sudah disimpan direkening bank terpisah tidak bisa sama sekali diambil untuk keperluan broker tersebut. Hal yang paling ditakutkan adalah jika broker forex bangkrut lalu bagaimana dana investor? Dana mereka akan aman di rekening bank terpisah karena broker forex tersebut tidak bisa menggunakannya untuk membayar hutang. Dana hanya bisa diambil untuk keperluan investor saja. Dengan cara ini maka uang investor akan selalu aman meskipun ada hal buruk yang terjadi pada broker forex tersebut.

3. Mencari Broker Forex Teregulasi
Broker forex yang memiliki regulasi tidak dapat dibaca pada halaman “tentang kami” atau “pengungkapan kebijakan” di halaman website mereka. Anda harus memerika status keanggotaan mereka dari situs regulator. Atau biasanya broker forex akan menampilkan regulasi yang dipunyai dalam halaman web yang berjudul Regulasi. Setiap negara memiliki badan pengawas sendiri yang mengatur broker forex lokal. Misalnya broker yang berbasis di Australia akan diatur oleh ASIC, Jika beroperasi di Inggris maka akan diatur oleh FSA UK. Demikian pula negara yang berbeda memiliki badan pengawas sendiri yang masing-masing mengatur broker forex di negara mereka tersebut.

Daftar Badan Regulasi Broker Forex

Berikut ini adalah beberapa badan regulasi penting dalam dunia pasar forex. Trader dapat memeriksa apakah broker forex yang dipilihnya telah terdaftar di salah satu badan pengawas untuk memastikan keamanan dana mereka. Berikut ini adalah beberapa badan regulasi
• Inggris: FSA
• Eropa: MiFID, CySEC
• Australia: ASIC, AFSL
• Jerman: BaFin
• Amerika Serikat: NFA, CFTC
• Kanada: CIPF, OSC, BCSC
• Swiss: ARIF, FDF, GSCGI
• Jepang: FFAJ

Jika Anda khawatir bahwa broker forex yang anda gunakan telah menipu dan merasa bahwa investasi Anda mungkin berada dalam bahaya karena kegiatan non-standar, Anda memiliki pilihan untuk menghubungi badan pengawas yang mengawasi broker forex tersebut dan membuat laporan.

Keputusan akhir dari memilih broker forex adalah sepenuhnya terserah Anda, dan konsekuensinya pada akhirnya tanggung jawab Anda sendiri, jadi penting bahwa Anda meluangkan waktu untuk memverifikasi keduanya antara broker dan badan pengawas broker sebelum membuka akun trading.

Anda masih kesulitan dalam memilih broker forex teregulasi? Kami rekomendasikan kepada broker forex XM karena regulasi XM terdiri dari Eropa CySec dan Australia ASIC serta telah terdaftar di FSA UK, BaFin dan masih banya lainnya. Kami sebagai IB XM Indonesia akan memberikan layanan bantuan dalam hal lokal deposit/withdraw dan pembagian rebate.

Incoming search terms:

cara memilih broker forex yang aman

  No Responses to “Regulasi Broker Forex Terbaik”

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)