Oct 252013
 

Forex trading adalah pasar uang terbesar di dunia yang menyatukan orang yang sama sekali berbeda dari latar belakang profesional yang beragam, kepribadian yang unik, kondisi keuangan dan perkawinan, lokasi, jenis kelamin, usia, preferensi politik dan agama, dan gaya trading forex yang berbeda. Apa itu gaya trading? Mana yang paling menguntungkan? Cara untuk mengetahui gaya trading forex yang cocok untuk anda?

Anda dapat memilih untuk menjadi Scalper, swing trader atau posisi. Untuk mengatakan dengan pasti mana yang paling menguntungkan adalah mustahil, karena trader profesional banyak yang mencampur semuanya menjadi satu kunci sukses mereka. Caranya adalah dengan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggunakan scalping, untuk swing dan ketika itu adalah yang terbaik untuk menjalankan posisi.

gaya trading forex

Mari kita lihat masing-masing rincian gaya trading forex berikut ini:

1. Scalping

Strategi forex scalping adalah kombinasi dari tingginya leverage dan perdagangan jangka pendek. Ide dasar dibalik scalping adalah untuk membuat keuntungan pada pergerakan harga yang kecil, kadang-kadang tidak lebih dari 3 pips. Scalper sangat fokus pada pergerakan harga, masuk dan keluar dari perdagangan yang sangat cepat, setiap kali mendapatkan sekitar 5-10 pips dan perlahan-lahan melakukan double atau triple account.

Scalping Forex jika digunakan dengan benar adalah salah satu gaya trading dengan risiko minimal. Jika Anda ingin menggunakan strategi forex scalping, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan:

• Broker Forex yang Mendukung Scalping
Banyak broker forex tidak mengijinkan trading scalping, karena dengan masuk dan keluar perdagangan secara cepat dapat menyebabkan broker untuk kehilangan uang. Luangkan waktu ekstra untuk mengetahui apakah broker forex online Anda mendukung scalping. Salah satu broker forex yang mendukung scalping adalah XM. Kami sebagai IB XM Indonesia pada website ini anda bisa mendaftar XM melalui link IB kami dan dapatkan keuntungan bergabung di IB XM kami. Anda juga bisa menikmati layanan lokal deposit tanpa harus pusing menggunakan e-currency lainnya.

• Strategi ketat keluar dari pasar saat trading baik ataupun buruk.
Tetap pada rencana awal dan harus disiplin. Berada dalam pasar dengan waktu yang lebih lama sedikit akan dapat membawa kerugian lebih besar.

• High Leverage
Scalper menggunakan leverage yang lebih tinggi dari pada biasanya, namun perlu diingat bahwa pasar forex dapat dengan mudah bergerak terhadap Anda dan menyebabkan kerugian akun secara signifikan.

• Strategi scalping Otomatis
Karena scalping hanya membutuhkan waktu tidak lama (tidak lebih dari beberapa menit), banyak scalping menggunakan EA atau robot forex untuk menjamin kecepatan dan konsistensi. Beberapa platform forex trading seperti MetaTrader 4 dapat memungkinkan untuk menjalankan sistem EA pada setiap saat.

• Level Support dan Resistance
Cari level support/resistance yang telah ada pada beberapa kesempatan di masa lalu (pada grafik tertingi atau terendah).

• Carilah Momentum
Apakah harga bergerak kuat terhadap salah satu support atau level resistance? Apakah ada konfirmasi bahwa momentum harga akan berbalik? Dalam rangka untuk mendapatkan konfirmasi bahwa momentum harga tidak akan mengambil support atau resistance, gunakan indikator stochastic. Garis Stochastic akan menunjukkan arah mana pasar akan trending. Untuk membaca petunjuk yang tepat, mencari garis stochastic yang saling silang dan menuju keatas (menunjukkan support yang kuat) Atau menuju ke bawah (menunjukkan resistance yang kuat).

2. Posisi Trading

Posisi trading digunakan dengan cara mengambil posisi dan memegangnya selama beberapa waktu (hari, minggu, bulan atau bahkan bertahun-tahun), atau sampai alasan mengapa Anda memasuki perdagangan di tempat pertama (biasanya didasarkan pada analisis fundamental) tidak berubah.

Ketika posisi trading, fokus pada:

• Rata-rata Perdagangan
Pola 3-bar mingguan adalah strategi bagus untuk trading forex posisi, digunakan pada frame harian dan mingguan.

• Keputusan
Mendasarkan keputusan trading Anda pada data fundamental. Analisis fundamental tersebut termasuk perubahan politik dan ekonomi. Posisi pedagang harus mendapatkan informasi tentang prakiraan pengangguran, kebijakan ekonomi, inflasi, prinsip politik, dan tingkat pertumbuhan.

• Ukuran Lot
Ukuran lot dalam perdagangan posisi harus agak lebih kecil, karena Anda harus mampu bertahan pada pergerakan harga harian. Untuk membuat hal ini terjadi, leverage yang digunakan dalam trading posisi harus agak lebih kecil. Karena itu adalah mungkin bagi pasangan mata uang untuk melompat naik dan turun sebanyak 3% hanya dalam sehari, akun Anda akan kosong jika pilihan leverage lebih dari 1:30.

• Frekuensi Perdagangan
Dalam posisi trading, jumlah perdagangan dijaga agar tetap minimum. Di satu sisi, posisi jangka panjang dapat menyebabkan trader kehilangan peluang yang menguntungkan setiap harinya, namun dengan kurangnya perdagangan akan mengurangi jumlah kerugian juga.

• Waktu
Karena posisi trading adalah semua tentang keuntungan jangka panjang, Anda mungkin sampai pada kesimpulan bahwa pedagang memiliki lebih banyak waktu luang. Namun itu salah, karena cukup banyak waktu harus diinvestasikan untuk menganalisis dan membuat keputusan berdasarkan data fundamental. Anda perlu menjadi seorang ahli di bidang ekonomi dan politik.

• Trend Pasar dan Volatilitas
Setelah Anda mendapatkan pengalaman dalam membaca berita forex dan analisis, akan lebih mudah untuk memahami kei mana pasar akan bergerak. Hal ini juga penting untuk memahami konsekuensi dari setiap keputusan perdagangan. Pasar forex dapat menjadi stabil dan secara tiba-tiba bisa menjadi penuh ketidakpastian. Bila Anda trading posisi jangka panjang, adalah bijaksana untuk menghindari periode yang sangat volatile dan memeriksa indikator teknikal untuk mengetahui kapan volatilitas sedang rendah.

3. Swing Trader

Forex swing trading adalah cara untuk membuat keuntungan dari pergerakan tren utama. Gaya trading ini membutuhkan pengetahuan akan trend dan membutuhkan waktu yang tepat dan cepat untuk masuk ke dalam pasar.

Swing trading harus memperhatikan beberapa hal berikut:

• Durasi dan Frekuensi
Terlepas dari kenyataan bahwa swing trader kadang berspekulasi tentang jangka pendek pergerakan harga mata uang, secara keseluruhan mereka lebih memegang posisi terbuka selama lebih dari 24 jam. Ketika swing trading, Anda harus mengambil posisi hanya ketika kesempatan itu datang dan tahan selama diperlukan (beberapa jam atau bahkan beberapa hari).

• Biaya Rollover
Swing trader sering memegang posisi semalam, sehingga biaya rollover dibebankan. Hal ini tidaklah menjadi masalah karena nilainya sangat kecil dibandingkan dengan spread dan potensi keuntungan yang akan diraih.

• Analisa
Swing trader harus siap menangkap peluang besar, dan karena itu harus berkonsentrasi pada analisis fundamental dan teknikal jangka panjang untuk melihat waktu entri yang tepat.

• Suuport dan Resistance
Jika swing trading adalah gaya Anda, Anda harus menemukan (baik melalui harian dan grafik mingguan) support dan resistance yang valid dan fokus pada titik-titik dalam tren. Sebuah pertanda baik adalah pada saat poin berada di lebih dari 3 grafik kerangka waktu yang berbeda. Setelah Anda memiliki support yang tepat dan titik resistance, Anda dapat menerapkan sinyal trading.

• Konfirmasi
Pastikan untuk mendapatkan konfirmasi melalui indikator forex seperti osilator momentum: stochastic dan RSI. Perlu diingat bahwa trading tanpa validasi dari stochastic tidak dianjurkan.

• Stop Loss dan Target Poin
Swing trading harus menggunakan SL dan TP karena dengan menggunakan gaya trading ini anda berharap untuk mendapatkan keuntungan cepat dan kecil, tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan saat target tercapai. Jangan menunggu sedikit lebih lama karena akan berpotensi menderita kerugian.

Tidak peduli apa jenis gaya trading Anda, gaya trading masing-masing adalah unik. Sementara setiap gaya trading forex memiliki nuansa tersendiri, maka perlu menguasai semuanya. Seorang trader forex yang sukses tahu bagaimana dan kapan untuk menggunakan gaya masing-masing tanpa berfokus pada satu gaya trading forex.

  No Responses to “Gaya Trading Forex Scalping, Swing atau Posisi?”

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)