Feb 252016
 
gaya trading forex

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para trader adalah apa gaya trading anda? Apakah anda termasuk seorang trader posisi? Atau apakah anda termasuk ke dalam tipe scalper? Ada berbagai macam gaya dalam forex trading, tetapi secara umum terbagi dalam 4 kategori dasar yaitu scalpers, day traders, swing traders dan position traders.

gaya trading forexMasing-masing gaya trading ini akan membantu setiap trader untuk mencapai tujuan utama yaitu mendapatkan keuntungan dan masing-masing gaya memiliki komitmen waktu yang berbeda. Jadi manakah diantara 4 gaya trading yang sesuai dengan kebutuhan anda? Mari kita bahas lebih lanjut di artikel ini.

Jika anda baru mulai belajar forex atau valuta asing, sangat penting untuk berhati-hati dalam mempertimbangkan berbagai jenis gaya forex. Ini bukan berarti anda tidak dapat mengubah gaya trading tetapi akan membantu utnuk lebih fokus karena anda adalah seorang pemula dimana banyak hal-hal yang belum diketahui dan bisa menjerumuskan anda kedalam kerugian besar.

Macam-Macam Gaya Trading Forex

Berikut ini adalah 4 kategori yang paling umum dari gaya trading forex :

1. Scalping
Scalping adalah salah satu gaya atau strategi forex yang paling banyak digunakan oleh trader. Mengapa banyak trader sangat menyukai gaya trading ini? Karena scalping dapat memberikan profit yang cepat namun juga membutuhkan analisa yang tepat dengan kecepatan tinggi. Strategi forex scalping ini mengharuskan untuk membuka banyak posisi dalam sehari dengan tujuan untuk mendapatkan profit sedikit dan berkali-kali. Misalnya seorang scalpers cenderung akan membuka sekitar 10 sampai 20 transaksi perhari. Tujuan mereka adalah untuk mendapatkan keuntungan 5 sampai 10 pips dari setiap transaksi.

Gaya trading ini sangat menuntut trader untuk menghabiskan lebih banyak waktu di depan chart. Trader harus sangat fokus kepada chart selama jam transaksi berjalan dan mereka harus mampu untuk mengendalikan emosinya. Umumnya para trader akan berfokus pada pasangan mata uang utama dengan likuiditas besar seperti USD/JPY, GBP/USD dan EUR/USD. Alasanya adalah karena pasangan ini memiliki spread yang rendah. Pasangan mata uang dengan spread yang lebih besar secara signifikan akan memotong margin keuntungan kecil yang telah didapatkan.

Kerugian menggunakan gaya trading scalping akan menimpa ketika pasar sedang dalam volatilitas tinggi sebelum atau sesudah pengumuman berita forex utama, pasar akan merespon dengan cepat dan ini bisa mengeruk keuntungan kecil yang telah didapatkan. Satu hal yang penting adalah harus selalu menggunakan Stop Loss karena untuk meminimalkan kerugian yang bisa terjadi kapan saja.

2. Day Traders
Day Traders adalah gaya trading yang mirip dengan scalping karena membuka posisi yang tidak pernah lebih dari 1 malam. Perbedaannya adalah day traders membuka 1 atau beberapa transaksi yang berbeda sepanjang hari dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan hingga 50 pips dari setiap transaksi. Strategi forex ini dapat berjalan dengan baik jika pasar dalam keadaan trend yang kuat. Tetapi adakalanya mereka juga harus mengambil keuntungan yang lebih sedikit untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Analisa forex adalah bagian paling penting bagi trader yang menggunakan gaya ini. Mereka akan menggabungkan analisa fundamental dan analisa teknikal untuk melihat trend yang sedang terjadi. Biasanya trader tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melihat grafik sepanjang hari. Tetapi mereka harus sangat memperhatikan kondisi pasar untuk memastikan mereka melihat trend dan pembalikan trend yang akan terjadi.

3. Swing Trading
Gaya swing trading terjadi pada jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan day traders. Di pasar forex, pasangan mata uang cenderung berada dalam rentang yang cukup spesifik antara titik tinggi dan titik rendah. Swing trader akan mengikuti trend ini dengan cermat dan ketika mereka membuka transaksi bisa berjalan hingga seminggu dan dalam beberapa kejadian bahkan bisa lebih lama lagi.

Untuk menjadi seorang swing trader yang sukses, anda membututhkan kesabaran. Terkadang pasar seperti terlihat berbalik melawan anda, tetapi dalam banyak kasus trend akan terus berlanjut. Swing trader tidak akan memberikan fluktuasi harga menghalangi tujuan jangka panjang. Mereka tidak perlu menatap grafik sepanjang hari tetapi penting juga untuk selalu mencari tahu berita forex yang bisa memberikan fluktuasi besar dan volatilitas yang tidak terduga.

4. Position Trading
posisi trading umumnya digunakan oleh investor portofolio. Alasan: perdagangan posisi terjadi selama jangka waktu yang panjang, dari bulan ke tahun. Pada dasarnya, gaya trading ini akan menganalisa banyak faktor yang akan menentukan harga di masa depan dan diharapkan untuk mengetahui trend jangka panjang pada pasangan mata uang. Gaya trading ini membutuhkan modal investasi yang besar untuk menghindari margin call ketika harga berbalik melawan trader.

Lalu apa jenis gaya trading yang telah anda gunakan? Seperti yang telah and abaca pada artikel diatas, setiap gaya memiliki keuntungan sendiri dan setiap pelaku pasar menggunakan gaa trading sesuai dengan kebutuhan mereka untuk mencapai tujuan keuntungan. Untuk anda yang ingin medapatkan keuntungan dari inevstasi forex, anda perlu broker forex yang mempunyai reputasi bagus dan regulasi jelas. Salah satu broker forex terbaik adalah XM. Selengkapnya mengenai broker XM bisa anda baca di website ini karena kami adalah IB XM terpercaya.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)